SEJARAH KABUPATEN MAMASA
SEJARAH KABUPATEN MAMASA Sejarah dan Asal-Usul : Nenek Moyang: Cerita rakyat menyebutkan nenek moyang suku Mamasa berasal dari perpaduan "Nene' Torije'ne" (dari laut) dan "Nenek Pongkapadang" (dari timur pegunungan Sa'dan/Toraja). Mereka bertemu di daerah Buntu Bulo, Tabulahan. Asal Nama: Nama Mamasa diyakini berasal dari kata Mamase (penuh kasih), merujuk pada "Lembang Mamase" yang diberikan oleh Nenek Dettumanan karena lembah ini penuh kasih dan mudah mendapatkan hasil buruan. Wilayah Kondosapata: Masyarakat Mamasa dikenal juga sebagai masyarakat Kondosapata (penjuru segi empat) yang memiliki sistem adat sosial. Perkembangan Wilayah dan Agama Kolonial Belanda: Belanda menyebut wilayah ini sebagai Toraja Barat. Penyebaran Kristen: Misionaris Belanda memulai penyebaran Injil di Mamasa pada awal tahun 1900-an (sekitar 1912-1913) oleh GPI (Gereja Protestan Indonesia) dan kemudian oleh CGK. Kabupaten Mandiri: Awalnya, Mamasa merupakan bagian da...